Minggu, 02 Agustus 2020

Pintu

Bagaimana aku bisa keluar jika tak ada pintu?
Ataukah sebenarnya ada tapi tak terlihat?

Bukan, aku yang tak ingin melihatnya
Bahkan aku tak ingin mencarinya

Karena aku memilih tetap di sini
Meski tak ada yang lainnya lagi

Karena aku memilih tidak pergi
Meski aku rindu bau embun pagi

Karena aku membiarkan diriku terkurung
Meski teringat senja membuatku hangat

Karena aku membiarkan malam memelukku
Erat dengan semua memori yang ada

Senin, 27 April 2020

Ada Di Sini


Ada pahit di kopi yang dibiarkan dingin
Ada air mata yang mengering karena dingin
Ada aku yang kokoh di sini, namun rapuh di cermin
Ada doa yang terucap sebelum padamnya lilin
Ada pelangi terlukis di kenangan kemarin
Ada rindu yang terlalu riang bermain

Di sini, aku masih hidup di hari kemarin
Di sini, terlihat jelas aku sedang merindu
Di sini, hatiku berharap namun mulutku membisu
Di sini, mataku terpejam sendu
Kemarin, ketika mataku terpejam sendu selagi berharap dengan mulut yang membisu, jelas aku rindu

Di sini, aku rindu kemarin