Sabtu, 19 November 2016

Matematika


Prosesnya selalu sama. Pertama-tama ruangan di sekelilingku berputar, kemudian terlihat kabur. Sampai pada akhirnya menyisakan warna putih. Dan kuyakin mataku masih terbuka.

Prosesnya selalu sama. Pertama-tama terdengar bisik-bisik menyeramkan, kemudian hilang terganti oleh dengungan yang memekakkan. Sampai akhirnya tidak ada suara sama sekali.

Kepalaku pening.

Matematika.

Entah sihir apa yang telah dilancarkan makhluk itu padaku.Tapi yang jelas tubuhku seperti terbelah-belah menjadi potongan-potongan kecil yang jumlahnya tak terhingga.

Perih.

Aku sakit kepala.

Aku gila.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar